Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rasio gini atau tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk pada Maret 2025 adalah 0,375, capaian terendah dalam periode 2019-2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis, tingkat ketimpangan di perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan. Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, menyatakan bahwa tingkat ketimpangan di perkotaan sebesar 0,395 poin, turun 0,007 poin dibandingkan September 2024. Sementara itu, tingkat ketimpangan di pedesaan pada Maret 2025 adalah 0,299, turun 0,009 poin dari September 2024. Selama periode Maret 2019-Maret 2025, rasio gini terus mengalami penurunan, kecuali saat pandemi COVID-19 terjadi di mana angka tersebut mengalami kenaikan. Fluktuasi tingkat ketimpangan terjadi setelah tahun 2020.
BPS Catat Ketimpangan di Maret 2025 Terendah Sejak 2019
Read Also
Recommendation for You

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkoordinasi untuk membahas persiapan angkutan…

Puasa yang dilakukan dengan benar memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan mental, membangun harmoni antara…

Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (17/2) setelah pesawat Garuda…

Festival Pecinan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek…














