Berita  

Pakta Integritas di Unpatti: Dokter Baru Wajib Melayani di Maluku

Universitas Pattimura (Unpatti) di Maluku telah memperkuat pelayanan kesehatan di daerah tersebut dengan langkah strategis. Setiap lulusan baru dari Program Studi Pendidikan Dokter diwajibkan untuk menandatangani pakta integritas yang menjamin pengabdian mereka di Maluku setelah menyelesaikan pendidikan. Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof Dominggus Malle, menjelaskan bahwa tujuan dari pakta integritas ini adalah untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di Maluku, terutama di wilayah kepulauan dan terpencil. Wajibnya pengabdian ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan sosial para dokter untuk berkontribusi pada pembangunan kesehatan di Maluku.

Pakta integritas ini mulai berlaku untuk lulusan tahun akademik 2025/2026 dan meskipun belum bersifat mengikat secara hukum, Unpatti berharap semangat pengabdian ini akan menjadi nilai etika dan tanggung jawab sosial yang melekat pada lulusan kedokteran. Prof Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti, menyatakan bahwa kebijakan ini sesuai dengan visi universitas dalam mendorong pembangunan daerah. Dia juga berharap agar pemerintah daerah turut mendukung kebijakan ini dengan memberikan akses dan fasilitas yang memadai bagi dokter muda yang bertugas di Maluku.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan bahwa kondisi geografis kepulauan di Maluku tidak boleh dijadikan hambatan bagi para dokter muda dalam melaksanakan tugas pengabdian. Pembangunan bidang kesehatan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Maluku dan sejalan dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam kurun waktu 10 tahun, Unpatti telah berhasil mencetak 526 dokter. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa daerah-daerah terpencil di Maluku tidak lagi mengalami kekurangan tenaga medis yang diperlukan.

Source link